BNNP Babel Yakini di Babel Belum Ditemukan Kasus Obat PCC

0
60

Laporan wartawan Bangka Pos, Ryan A Prakasa

BANGKAPOS.COM,BANGKA–Sejak terkuaknya kasus obat Paracetamol, Caffeine, Carisoprodol atau disingkat PCC hingga menyebabkan sejumlah pelajar di daerah Kendari, Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) menjadi korban, kasus itu pun kini menjadi perhatian serius aparat penegak hukum di daerah termasuk pihak Badan Narkotika Nasional Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BNNP Babel).

Menyikapi kasus di Kendari, pihak BNNP Babel saat ini rutin melakukan kegiatan sosialisasi ke sejumlah sekolah di wilayah pulau Bangka.

Hal itu dilakukan sebagai bentuk upaya tindak pencegahan oleh pihak BNNP Babel terhadap penyalahgunaan narkoba maupun sejenisnya termasuk sosialisasi tentang bahayanya penyalahgunaan obat jenis PCC kepada para pelajar.

obat terlarang jenis PCC
obat terlarang jenis PCC (Facebook/TMC Polda Metro Jaya)

“Seperti hari ini saja kita sempat melakukan sosialisasi di salah satu Taman Kanak-Kanak di Desa Batu Belubang. Termasuk rencananya minggu depan kita dari BNNP Babel juga akan melakukan sosialisasi ke sejumlah sekolah lainya tingkat SMA di wilayah Kota Pangkalpinang ini,” kata Kepala BNNP Babel, Brigjen Pol Nanang Hadianto yang disampaikan oleh Kabid Pencegahan, Eka Agustina, Jumat (22/9/2017) di ruang kerjanya.

Eka menjelaskan jika obat jenis PCC sesungguhnya tak lain merupakan keras yang kegunaannya untuk penyakit jantung.

Maraknya kasus penyalahgunaan obat-obatan yang mengandung karisopodol seperti pada kasus pil PCC di Kendari menurutnya bukan hanya dilakukan oleh orang dewasa saja tetapi juga dilakukan oleh anak-anak yang belum cukup umur.

“Salah satu faktor penyebabnya yakni tingginya penggunaan obat yang mengandung karisopodol adalah kemudahan dakam mendapatkan obat jenis tersebut (PCC–red) dan lagi harganya lebih terjangkau,” katanya.

Namun sayangnya menurut ia kemudahan mendapatkan obat tersebut tidak disertai dengan pengetahuan mengenai efek berbahaya yang ditimbulkan obat tersebut.

“Padahal pil PCC ini sesungguhnya termasuk obat keras yang tidak diperjualbelikan secara bebas namun haruslah menggunakan resep dokter,” terangnya.

TINGGALKAN KOMENTAR

Please enter your comment!
Please enter your name here